Perlukah Bayi Menggunakan Masker?

Selama masa pandemi, pemerintah telah menghimbau seluruh masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

Salah satu protokol kesehatan yang wajib Anda terapkan adalah memakai masker. Namun, bagi Anda yang mempunyai bayi pasti sering kebingungan masalah ini.

Pasti Anda selalu bertanya-tanya perlukah bayi menggunakan masker? Menurut World Health Organization atau biasa disebut WHO, menggunakan masker adalah bagian dari cara mencegah dan membatasi penyebaran penyakit virus saluran pernapasan tertentu, termasuk salah satunya adalah Covid-19.

Namun WHO juga mempertimbangkan penggunaan masker pada bayi, karena ditakutkan ada kemungkinan bahaya dan risiko penggunaan masker dikalangan tertentu, seperti pada bayi atau anak-anak.

Hingga saat ini tidak ada anjuran bayi menggunakan masker oleh WHO. Selain itu Ikatan Dokter Indonesia juga mengatakan demikian bahwa tidak mungkin bayi menggunakan masker.

Sampai saat ini belum ada penelitian yang menguji apakah penggunaan masker pada bayi efektif dalam mencegah Covid-19.

Namun ada beberapa studi mengatakan bahwa penggunaan masker pada bayi akan mengakibatkan risiko bagi keselamatan bayi. Mengapa demikian? karena masker akan menghambat aliran oksigen yang masuk ke tubuh bayi.

Apalagi jika bayi yang berusia di bawah 2 tahun, ia  masih snagat rentan dan membutuhkan oksigen yang banyak. Jika oksigen pada bayi terhambat, maka kesehatan bayi akan terancam.

Apa sih alasannya mengapa bayi tidak diperbolehkan memakai masker:

1. Bayi mempunyai saluran pernapasan yang kecil, jika saluran tersebut terhambat maka bayi akan kekurnagan oksigen dan dapat berakibat meninggal.

2. Masker membuat bayi kesulitan bernapas sehingga dapat menjadi rewel.

3. Saat bayi kesusahan bernapas ia tidak dapat melepaskan maskernya sendiri.

4. Tidak ada produsen masker khusus bayi yang mendapat persetujuan pakar.

Selalu jaga kesehatan Anda dan orang terdekat Anda. Stay safe everyone!

Komentar (0)

Komentar