Kota Malang Memasuki Kategori Zona Hitam

Setelah 10 hari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat atau PPKM Darurat, kini Kota Malang memiliki catatan buruk.

Kapolres Malang AKBP Budi Hermanto mengatakan bahwa mobilitas warga di wilayah Kota Malang masih tinggi.

Berdasarkan pantauan dari satelit dan teknologi mobilitas di Kota Malang kini memasuki zona hitam. Bahkan Kota Malang menjadi satu-satunya daerah di Jawa Timur yang berstatus zona hitam.

“Kota Malang masih termasuk hitam secara mobilias masyarakatnya. Sejauh ini, belum maksimal (PPKM Darurat). Di Jawa Timur yang dianggap mobilitasya masih zona hitam hanya Kota Malang,” kata Wali Kota Malang, Sutiaji, Rabu, 14 Juli 2021.

Selain itu, Sutiaji juga mengatakan bahwa akan mengurangi permasalahan ini dengan mencoba memperkuat PPKM Mikro berbasis RT/RW.

Tak hanya itu, pemerintah akan menciptakan masyarakat yang tangguh, mulai dari tangguh pangan, tangguh informasi, hingga tangguh pemulasaran jenazah Covid-19.

Kondisi mobilitas yang dinilai tinggi saat masa PPKM Darurat ini, Pemerintah Kota Malang telah menyiapkan langkah agar menekan aktivitas warga Kota Malang terlebih lagi saat malam hari.

“Kami sudah lakukan rapat evaluasi, untuk beberapa titik pada ruas jalan umum akan kita lakukan pemadaman mulai pukul 20.00 WIB,” katanya.

Beberapa pemadaman ini akan dilakukan di berbagai titik seperti Jalan Besar Ijen, Karanglo, Kacuk, Soekarno-Hatta, Jalan Kawi, Mt Haryono, Trunojoyo, dan Tlogomas.

Komentar (0)

Komentar