Apa Itu Kadar Saturasi Oksigen dan Bagaimana Cara Memeriksanya?

Saat masa pandemi seperti sekarang ini, memeriksa kadar saturasi oksigen bagi penderita Covid-19 merupakan hal yang penting.

Mengapa demikian? Karena turunnya level oksigen yang tidak termonitor dapat menyebabkan happy hypoxia.

Kadar saturasi oksigen merupakan nilai yang menunjukkan berapa banyak kadar oksigen yang bisa dibawa oleh sel darah merah. Nilai ini sendiri sangat berpengaruh terhadap berbagai fungsi organ dan jaringan tubuh.

Pengukuran saturasi oksigen biasanya dilakukan dengan alat yang bernama oximeter atau mungkin bisa juga dilakukan dengan analisis gas darah (AGD).

Hasil pengukuran saturasi oksigen yang dilakukan analisis gas darah ditunjukkan dengan istilah paO2 atau tekanan parsial oksigen, sedangkan hasil pengukuran saturasi oksigen dengan menggunakan oximeter ditunjukkan dengan istilah SpO2.

Saturasi oksigen normal pada orang dengan kondisi paru-paru yang sehat atau tidak memiliki kondisi medis tertentu hasil analisis gas darahnya adalah (PaO2): 80-100 mmHg. Sedangkan dengan oximeter akan mendapati hasil (SpO2): 95-100%.

Lalu bagaimana cara memeriksa kadar oksigen saat menggunakan alat oximeter?

1. Pastikan alat sudah terpasang baterai dan dapat menyala.

2. Letakkan ujung jari telunjuk diantara dua bagian alat seperti penjepit.

3. Tunggu beberapa detik hingga muncul dua angka pada layar. Angka pertama berlabel SpO2 merupakan kadar saturasi oksigen, sedangkan angka yang kedua biasanya menunjukkan jumlah denyut nadi per menit.

4. Apabila angka tidak muncul pada layar Anda bisa mengganti dengan jari yang lain.

5. Pastikan jari tidak dalam keadaan basah dan sebisa mungkin jangan memakai kuteks karena akan membuatnya bekerja tidak optimal.

Selalu jaga kesehatan dan stay safe everyone!

Komentar (0)

Komentar