Fakta Mengenai Vaksin Moderna

Siapa yang belum mendengar vaksin satu ini? Vaksin bernama Moderna ini digunakan sebagai suntikan ketiga atau booster bagi para tenaga kesehatan.

Lalu apa saja fakta mengenai vaksin tersebut? Yuk simak dulu!

1. Efikasi

Surat izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) telah diterbitkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada 2 Juli 2021.

Penerbitan izin darurat ini berdasarkan hasil uji klinis fase ketiga dan pengkajian Komite Nasional Penilai Vaksin Covid-19, ITAGI, dan BPOM.

Data uji klinik fasek ketiga ini menunjukkan:

· Efikasi vaksin Moderna untuk kelompok usia 18-56 tahun adalah 94,1 persen.

· Efikasi vaksin Moderna untuk kelompok usia di atas 65 tahun adlah 86,4 persen

2. Efek samping

Keamanan vaksin Moderna dapat ditoleransi dengan status tingkat keparahan satu dan dua, dan efek samping yang paling dirasakan bisa meliputi berikut:

· Nyeri di tempat suntikan

· Nyeri otot

· Nyeri sendi

· Pusing

· Kelelahan

Efek samping tersebut dapat dirasakan oleh orang dengan usia di atas 65 tahun dan juga di bawah 65 tahun.

3. Aman untuk komorbid

Berdasarkan hasil uji klinis fase ketiga menyatakan bahwa vaksin Moderna aman bagi kelompok populasi masyarakat dengan komorbid atau penyakit penyerta.

Beberapa komorbid tersebut adalah penyakit paru kronis, jantung, obesitas berat, diabetes, penyakit liver hati, dan juga HIV.

Namun, vaksin ini masih belum bisa diberikan kepada anak-anak, hanya diperbolehkan untuk imunisasi pencegahan Covid-19 bagi kelompok usia 18 tahun ke atas.

Selalu jaga kesehatan dan stay safe everyone!

Komentar (0)

Komentar