Apa itu Contact Tracing dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Mencegah penularan Covid-19 bukan hanya dengan menerapkan protokol kesehatan saja, namun juga bisa dengan melakukan testing atau pemeriksaan, tracing atau pelacakan, dan treatment atau perawatan.

Lalu, pernahkan Anda mendengar istilah tracing atau contact tracing? Istilah satu ini mungkin sudah sering terdengar saat masa pandemi seperti sekarang ini.

Contact tracing atau penelusuran kontak adalah proses identifikasi dan evaluasi sekelompok orang yang telah terpapar virus Corona.

Ini dilakukan untuk mencegah penularan lebih lanjut. Nah, sekelompok orang ini dinamakan contact. Proses ini dilakukan dengan mengidentifikasi sekelompok orang yang terpapar virus 14 hari kebelakang.

Lalu bagaimana cara kerja contact tracing?

Proses contact tracing sendiri dibagi menjadi beberapa tahap, tahap-tahap tersebut adalah:

1. Definisi kontak

Kontak adalah seseorang yang telah berinteraksi dengan orang lain yang terkonfirmasi positif Covid-19 dalam kisaran waktu 2-14 hari.

2. Identifikasi kontak

Tahap yang kedua adalah identifikasi kontak. Proses ini dilakukan dengan cara mewawancarai orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

3. Infrormasi kontak

Semua orang yang termasuk di dalam kontak akan dihubungi untuk memastikan apakah mereka memenuhi definisi kontak. Saat dihubungi akan diberikan informasi mengenai karantina dan gejala yang harus diwaspadai apabila yang bersangkutan merasa kurang sehat.

4. Monitoring kontak

Kontak dihimbau untuk melakukan karantina untuk memisahkan diri dari orang sekitarnya dan tetap harus melakukan monitoring gejala selama 14 hari kedepan.

Kriteria contact tracing sendiri adalah seseorang yang berada dalam 1 meter selama setidaknya 15 menit dengan seseorang yang terkonfirmasi positif Covid-19 meskipun orang tersebut tidak bergejela.

Selalu jaga kesehatan dan stay safe everyone!

Komentar (0)

Komentar